Bagaimana mengatasi kamera overheat

Bagaimana mengatasi kamera overheat

Kamera overheat atau menjadi kepanasan, sering kali menjadi musuh utama para fotografer, terlebih seorang videografer. Disamping mengganggu pekerjaan, gejala overhear pada kamera juga rentan membuat kamera rusak bahkan mati, apa dan bagaimana kamera overheat itu sebenarnya ?

Kamera bisa kepanasan itu karena disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :

Pengoperasian terlalu lama

Menggunakan kamera dalam waktu yang lama tentu akan membuat kamera makin panas, dan sampai titik tertentu kamera akan kepanasan (overheat), ini disebabkan karena komponen elektronik didalam body kamera, terlalu lama menerima daya dari batre, sehingga komponen menjadi panas yang berlebih.

Batre yang bocor/rusak.

Kamera bisa menjadi overheat padahal baru digunakan sebentar, hal ini bisa saja terjadi, diantaranya karena batre yang sudah bocor atau rusak. Batre bocor atau rusak, membuat dia mengeluarkan daya yang lebih dari daya operasional dia, sehingga dalam waktu singkat dia akan membuat komponen elektronik kamera menjadi segera panas berlebih. Gunakan hanya batre yang masih dalam kondisi baik, batre yang sudah menggembung atau gejala rusak lainnya hanya akan merusak kamera, segera ganti dengan batre yang baru.

Komponen elektronik kamera rusak

Seperti pada kasus batre bocor, komponen elektronik kamera yang rusak atau tidak bekerja normal bisa menjadi penyebab kamera cepat panas. Segera periksakan ke dealer/tempat servis kamera terdekat.

Pengoperasian didalam suhu yang tinggi

Menggunakan kamera pada suhu diatas suhu ruangan normal (25-30) derajad celcius, juga akan cepat membuat kamera overheat, gejala ini sering muncul pada kasus di dalam ruangan sempit, dimana suhu cenderung panas dan sangat minim ada aliran udara atau angin, jadi suhu kamera akan cepat naik tanpa pendinginan berarti.

overheat warning

Apa yang harus dilakukan saat kamera overheat?

Berhenti menggunakan kamera yang overheat

Saat mendapati kamera anda overheat, maka segera matikan kamera dan berhenti berkegiatan memotret/mengambil video. Jangan sekali kali meneruskan kegiatan anda dan menunggu sampai kamera stop secara otomatis.

Segera bongkar batre

Sumber panas utama kamera adalah batre, jadi segera jauhkan sumber panas ini dengan mengeluarkannya dari body kamera. Cara ini sangat efektif untuk mendinginkan body dengan segera, juga mendinginkan batre. Batre akan jauh lebih cepat dingin saat berada diluar body.

Angin anginkan

Kamera yang terkena angin tentu akan cepat menjadi dingin, jadi apabila memungkinkan bawa kamera keluar ruangan, untuk mendapat pendinginan dari udara.

Kesalahan yang sering timbul

Ketika kamera menjadi overheat ditandai dengan beberapa gejala, yaitu body kamera terasa hangat, untuk kemudian pada layar LCD akan timbul tanda overheat gambat termometer. Banyak orang yang tidak menghiraukan tanda ini dan lebih percaya pada “feeling” nya sendiri, hal ini sangat riskan karena apa yang terjadi didalam komponen kamera kita tidak pernah tau, jadi jangan percaya pada feeling anda.

Warning pada layar LCD kamera sudah didesain secara “early warning”, jadi sebelom beneran terjadi overheating, sebenarnya kamera sudah memberi peringatan, jadi apabila kita langsung mematikan kamera, sebenarnya hal ini masih aman, karena kita mematikan tepat sebelom kamera overheat.

Jangan sekali kali menunggu kamera stop/sleep secara otomatis, hal ini bisa fatal, karena kamera stop/sleep, bisa terjadi karena hardware/software crash untuk kemudian berhenti bekerja dengan sendirinya. Hal ini terkadang kita sudah terlambat, bisa bisa komponen dalam kamera anda sudah ada yang mati, jelas ini akan merugikan.

Baca juga :

Jangan merekam video terlalu lama secara simultan

Kecanggihan kamera DLSR dalam merekam Video bak kualitas film layar lebar sudah tidak diragukan lagi, ini yang menyebabkan para videografer lebih memilih menggunakan kamera DSLR untuk merekam video. Tetapi yang perlu diingat adalah kamera DSLR bukan lah kamera recorder! Artinya kita tidak boleh memperlakukan kamera DSLR seperti pada kamera recorder.

Kamera recorder memang dirancang untuk di panjar, bahkan dia akan kuat dipanjar berjam jam bahkan setengah hari. Pada body dan komponen kamera recorder sudah dibuat sedemikian rupa untuk mampu bekerja dibawah suhu tinggi, body sudah di desain mampu meredam panas dengan sendirinya, juga suhu operational komponen elektroniknya yang lebih tahan panas.

Kamera DSLR didesign bukan untuk merekam video dalam waktu lama, body DSLR yang sangat ringkas, kurang mampu membuang panas dengan efektif, juga komponen elektronik yang kecil dan sensitif terhadap suhu membuat kamera jenis ini menjadi cepat overheat.

Gunakan kamera DSLR secara bijak dengan metode, record and stop. Dengan metode record and stop yaitu rekam kemudian dalam beberapa detik stop, kemudian break dan mulai lagi, maka suhu operasional kamera tidak akan mudah overheat. Metode ini akan cukup efektif untuk digunakan videografi kreatif, seperti iklan atau bahkan film indie. Karena setiap adegan iklan atau film, bahkan hanya berdurasi beberapa detik (1-4 detik) saja, sehingga kamera tidak akan pernah menyala dalam waktu lama.

Jangan gunakan kamera DSLR untuk merekam video dokumentasi

Video dokumentasi sebuah acara atau event biasa berupa rekaman video yang panjang bermenit menit tanpa henti. Bahkan di beberapa kasus seperti acara live (olah raga, musik dll) bisa berjam jam secara simultan. Jelas kamera DSLR tidak cocok untuk digunakan pada kegiatan ini, memaksakan menggunakan DSLR untuk merekam video secara simultan dalam waktu lama sama saja dengan merusaknya.

Kenali kamera anda

Apapun merk dan jenis kamera anda, kenali lah sifat sifatnya, terutama dalam hal suhu. Ada kamera yang bandel akan suhu tetapi ada pula yang lebih rentan terhadap gejala overheating, apabila anda mampu mengenali sifat kamera anda dalam hal menghandle suhu, maka gejala overheating bisa dihindari, sehingga umur kamera akan lebih lama dan awet.

Demikian semoga menginspirasi.

Save

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *